Olahraga

15+ Bek Terbaik Dalam Sejarah Sepakbola Sepanjang Masa

bek terbaik dalam sejarah sepakbola

bukainfo.net – Banyak bek terbaik dalam sejarah sepakbola seperti Maldini, Puyol, hingga Beckenbauer.

Namun, ketika membuat daftar pemain terbaik, bek jarang sekali disorot kemampuannya.

Padahal, bek selalu berperan sangat penting dalam tim kesebelasan.

Mereka bertugas sebagai jantung pertahanan terakhir sebelum lawan berhadapan dengan kiper.

 

Setiap tim yang sukses selalu memiliki pertahanan yang sangat baik untuk menghalau lawannya.

Seni bertahan telah berkembang seiring berjalannya waktu.

Jadi, daftar seperti ini sangat subjektif. Karena karier bek ditentukan oleh pengaruhnya dalam tim.

Bek terbaik adalah pemimpin yang baik di dalam maupun luar lapangan.

 

Berikut adalah 15+ bek terbaik dalam sejarah sepakbola sepanjang masa :

Honorable Mentions :

Dani Alves, Djalma Santos, Javier Zanetti, Alessandro Costacurta, Laurent Blanc.

 

Baca juga : 10+ Final Liga Champions Terbaik !!!

 

17. Carles Puyol

Carles Puyol menghabiskan seluruh karirnya bersama Barcelona, ​​di mana dia menjadi kapten selama satu dekade.

Ia berhasil memimpin klub untuk meraih 6 gelar LaLiga dan 3 Liga Champions.

Di level internasional, bek serba bisa ini bermain 100 kali untuk Spanyol.

Lalu, dia berperan penting dalam kemenangan La Furia Roja di Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.

 

16. Roberto Carlos

Sebagai bek kiri yang sering membantu serangan, dan momen paling ikonik adalah tendangan pisangnya waktu melawan Prancis pada tahun 1997.

Bermain selama 11 tahun di Real Madrid dan 125 caps untuk negaranya Brasil.

Lalu, dia berhasil memenangkan 3 Liga Champions.

Hingga menjadi runner-up Ballon d’Or pada tahun 2002, tahun dimana dia membantu Brasil meraih Piala Dunia.

 

15. Fabio Cannavaro

Cannavaro, benteng pertahanan tangguh yang membantu Italia memenangkan Piala Dunia 2006 tanpa kebobolan satu gol pun.

Karena rekor inilah Cannavaro berhasil memenangkan Ballon d’Or pada tahun itu.

Menjadi salah satu bek yang berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or.

Di level klub, membawa Parma mencapai salah satu era tersuksesnya, dan ia juga memenangkan 2 gelar LaLiga bersama Real Madrid.

 

14. Daneil Passarella

Passarella adalah bek dengan gol terbanyak yaitu 134 gol dalam 451 pertandingan.

Dia selalu menyumbang gol saat bermain untuk River Plate, Fiorentina dan Inter.

Tetapi, pencapaian terbesarnya adalah menjadi kapten Argentina untuk meraih kemenangan Piala Dunia 1978.

Dia menyelesaikan karir internasionalnya dengan 70 caps dan 22 gol.

Meskipun ia adalah bagian dari skuad pemenang Piala Dunia 1986.

Namun, Karena hubungannya yang dingin dengan Maradona dan pelatih membuatnya selalu dicadangkan.

 

13. Alessandro Nesta

Cedera membatasi kemampuannya untuk selalu bermain.

Meskipun begitu, pria berambut Simson itu adalah bek yang sangat lengkap.

Nesta adalah bek terbaik Serie A 4 kali, pemenang 3 Scudetto dan 2 Liga Champions.

Secara fisik, Dia sangat mengesankan dan selalu dominan di udara.

Namun, dia terkenal karena kecepatan, kualitas teknis, dan keanggunannya dalam membangun permainan dari belakang.

 

12. Ronald Koeman

Menjadi salah satu pemain dari “Dream Team” milik Johan Cruyff di Barcelona, dikenal karena bakat menyerangnya.

Lalu, kemampuannya dalam bertahan juga sangat mengesankan.

Koeman menyadari potensi sebenarnya di PSV Eindhoven.

Dia memenangkan treble dan liga domestik dalam beberapa tahun berturut-turut dengan Rood-Witten.

 

Bek tengah itu mencetak 51 gol menakjubkan dalam 98 pertandingan untuk PSV Eindhoven.

Lebih banyak dari sebagian besar striker di timnya.

Bek Belanda itu mengamankan transfer ke Barcelona asuhan Johan Cruyff pada tahun 1989.

 

Koeman adalah seorang bek yang cerdik, dapat menjarah gawang lawan ketika ada kesempatan.

Koeman bermain sebagai bek tengah atau sweeper dalam tim seperti Romario, Michael Laudrup, dan Hristo Stoichkov.

 

11. Matthias Sammer

Beralih ke peran lini tengah pertahanan dari yang sebelumnya sebagai striker dan pemain sayap.

Sammer mendapatkan transfer ke Borussia Dortmund pada musim dingin 1992.

Dimana Ottmar Hitzfeld memutuskan untuk menempatkan pemain Jerman serba bisa itu dalam posisi ‘libero’ atau sweeper.

Berhasil memenangkan 2 gelar Bundesliga berturut-turut dan Piala Eropa pertama Borussia Dortmund pada tahun 1997.

Sammer juga memiliki karir yang sangat sukses dengan tim nasional Jerman.

 

Sammer terpilih sebagai Pemain Terbaik dalam turnamen Euro tahun 1996.

Lalu, Ia juga menjadi bek kedua dalam sejarah sepak bola yang memenangkan Ballon d’Or.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
#M671073ScriptRootC1106199 {min-height: 300px;}

Tolong, matikan adblock anda…

Anda mungkin akan melewatkan beberapa hal yang anda suka dari iklan.

Juga, kami memerlukan uang demi berkembangnya website kami.

Demi berkembangnya website kami, tolong matikan adblock anda