Edukasi, Ekonomi, Hiburan, Teknologi

Apa itu Cryptocurrency? Inilah Pengertian Cryptocurrency !!

pengertian cryptocurrency

Bukainfo.net – Pengertian Cryptocurrency, Belakangan ini Cryptocurrency menjadi hangat di perbincangkan sebab telah banyak diminati oleh para investor.

Namun, sebenarnya apa itu Cryptocurency ? mengapa mereka begitu di minati oleh para investor ?

 

Pengertian Cryptocurrency

Cryptocurrency merupakan bentuk mata uang digital yang biasanya didasarkan pada teknologi blockchain.

Ada berbagai jenis mata uang dari Cryptocurrency, contohnya yaitu Bitcon, Ethereum, dan Ripple.

 

Pengertian Blockchain pada Cryptocurrency

Blockchain, sistem yang mencatat transaksi di seluruh jaringan komputer guna menjaga alur transaksi dan keamanan.

Itu supaya tidak ada pihak yang dapat melakukan double-spending (membelanjakan aset digital yang sama hingga dua kali).

Blockchain membuat cryptocurrency dapat di desentralisasi sendiri, sehingga tidak memerlukan perusahaan individu, seperti pemerintah atau bank sentral yang harus menerbitkannya.

Jika dalam mata uang Rupiah, Bank Indonesia sebagai lembaga Bank Sentral yang bertugas mengawasi peredaran mata uang Rupiah.

Maka, dalam Cryptocurrency, fungsi pengawasan tersebut di lakukan oleh komputer – komputer server di seluruh dunia, yang saling terhubung, sehingga disebut ‘blockchain’.

Semua server tersebut bertugas untuk mencatat setiap transaksi bitcoin dalam ‘General Ledger’ atau buku besar, dimana itu berisi catatan mutasi bitcoin.

Baca Juga : Cara membuat Halaman di Microsoft Word (Beserta Gambar) !!

 

Fungsi Croptocurrency

Cryptocurrency sebenarnya bertujuan untuk menjadi salah satu alat tukar utama di dunia!!

Cryptocurrency dimaksudkan untuk dapat digunakan sebagai bentuk transaksi dan pembayaran layaknya uang tunai.

Secara garis besar, tujuan Cryptocurrency adalah untuk menjadi mata uang virtual dan digital yang aman.

Namun hal yang memisahkan antara cryptocurrency dan uang tunai di sakumu adalah elemen digital atau virtual mendasar mereka.

Saat ini Cryptocurrency lebih banyak digunakan sebagai alat investasi karena keuntungan yang sangat menggiurkan.

 

Jenis-Jenis Cryptocurrency

Salah satu Cryptocurrency yang sangat populer adalah Bitcon. Namun, masih banyak jenis cryptocurrency lain yang juga sangat populer.

Bisa dikatakan bahwa semua aset digital yang dibangun dengan teknologi blockchain dapat kita sebut sebagai Cryptocurrency.

Terdapat berbagai macam Cryptocurrency yang di perdagangan di sebuah exchange, bahkan jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100.

Namun, hanya ada beberapa aset Crypto yang populer dan laku untuk di perdagangan, selebihnya tidak.

Sama hanya mata uang, ada USD dan Euro yang sangat ramai di perdagangkan, juga ada mata uang negara yang kurang populer.

Bebrapa jenis Cryptocurrency yang populer yaitu Bitcon, Ethereum, dan Ripple (XPR).

Baca Juga : Rekomendasi Daftar Situs Pasang Iklan Gratis !!

 

Manfaat Cryptocurrency

Cryptocurrency telah banyak mendapatkan perhatian untuk potensi mereka.

Itu karena Cryptocurrency memungkinkan transaksi terjadi secara digital, mulus, cepat, dan aman.

Karena Cyrptocurrency memiliki sifat desentralisasi, maka proses transfer atau tukar menukar bitcoin tidak perlu melewati perantara, seperti bank.

Ketika terjadi transaksi Cryptocurrency, maka cukup update di jaringan blockchain dan itu sangat aman.

Setiap pemilik Cryptocurrency pasti memiliki private-key dan public-key.

Layaknya di ATM, private-key merupakan PIN ATM dan public-key merupakan no rekening bank.

Kedua key ini berguna untuk menunjukkan kepemilikan Cryptocurrency.

Jika ingin melakukan transaksi maka cukup dengan menggunakan kombinasi key ini sebagai alamat dan PIN.

Dengan fitur ini, maka Cryptocurrency menjadi aset digital yang bisa di gunakan untuk melakukan transaksi virtual berbasis jaringan internet.

Setiap aset Crypto dapat di perjual-belikan secara global selama 24 jam non-stop.

Nilai tukar setiap aset Crypto ditentukan oleh penawaran (supply) & permintaan (demand) para pelaku pasar perdagangan.

Berikut manfaat dari Cryptocurrency :

Menghilangkan pihak ke-3

Salah satu tujuan utama Cryptocurrency adalah membuat transaksi antara dua pelaku semulus mungkin.

Saat ini, ketika kamu melakukan transaksi di ATM, mungkin ada beberapa perantara atau pihak ketiga yang menjadi bagian dari transaksi.

Pihak ke-3 yang bertugas untuk memastikan bahwa kamu dan penerima memiliki kemampuan untuk melakukan transaksi.

Berbeda dengan  transaksi mata uang Crypto yang dapat membantu menghilangkan perantara ini, dan dapat mengurangi biaya transaksi tertentu.

Manfaat ini sering di singgung ketika menggunakan Cryptocurrency untuk melakukan transaksi secara global.

Namun, tetap tidak sepenuhnya gratis ketika melakukan transaksi Cryptocurrency, karena terantung kesepakatan.

 

Alat pembayaran

Crypto dapat digunakan sebagai media pembayaran, dan mengirim uang.

Transaksi antar negara lebih mudah dan cepat dengan Crypto, ini lebih baik daripada menggunakan kartu kredit dan transfer antar bank.

 

Lebih Cepat

karena tidak memerlukan perantara dalam transaksi, proses transaksi antar pelaku berlangsung lebih cepat.

Hanya memerlukan beberapa menit untuk melakukan transaksi antar negara.

Ini sangat berbeda dengan transaksi bank antar negara, yang memerlukan waktu beberapa hari.

 

Keamanan

Transaksi Cryptocurrency direkam di dalam blockchain, seperti buku besar yang mencatat seluruh transaksi.

Data transaksi dapat di cek dan di lihat. Lalu, adanya private-key dan public-key menambah penjagaan keamanan pemilik Crypto.

 

Terdesentralisasi

Karena tidak adanya otoritas pusat yang mengatur sebagian besar Cryptocurrency, maka tidak ada pemerintah atau perusahaan yang bisa memanipulasi cryptocurrency.

Dengan ini, tidak ada satupun lembaga yang mengeluarkan cryptocurrency baru, mengubah nilainya, bahkan mengakses data pribadimu.

Namun, karena kurangnya otoritas individu juga berarti bahwa tidak ada akuntabilitas individu jika terjadi masalah.

 

Terbatas

Contohnya Bitcoin yang hanya di produksi sebanyak 21 juta unit.

Dengan jumlah yang tak berubah ini memastikan Bitcoin tetap memiliki nilai.

Dengan begini, layaknya sebuah emas, Cryptocurrency pada dasarnya langka.

Baca Juga : 12+ Jurusan Kuliah yang Paling Di butuhkan Di dunia Kerja !!

 

Resiko Cryptocurrency

Jelas resiko bermain Cryptocurrency ini tidak bisa dibilang sepele.

Di setiap exchange pada bagian bawah situs, jelas tertulis “Disclaimer: Perdagangan aset krypto memiliki peluang dan resiko yang tinggi. Pastikan Anda menggunakan pertimbangan yang matang dalam membuat keputusan jual dan beli aset Anda. Exchange tidak memaksakan pengguna untuk melakukan transaksi jual beli dan semua keputusan jual beli aset uang digital Anda adalah keputusan Anda sendiri dan tidak dipengaruhi oleh pihak manapun.”

Berikut adalah resiko dari Cryptocurrency :

Fluktuasi

Harga mata uang Crypto di dasarkan pada penawaran dan permintaan, layaknya sebuah saham atau obligasi yang di perdagangkan.

Namun, Cryptocurrency cenderung mengalami volatilitas yang signifikan, dimana harga dapat berubah dengan sangat cepat.

 

Likuiditas

Perdagangan Cryptocurrency seringkali tidak semudah memperdagangkan saham.

Sebab mungkin ada beberapa pemegang jenis tertentu, sehingga penjualan atau pemembelian dapat membutuhkan waktu sedikit lebih lama.

Ini merupakan masalah likuiditas, yang artinya lebih sulit untuk mengubah Cryptocurrency menjadi mata uang tunai.

 

Manipulasi pasar

karena kurangnya transparansi dalam banyak perdagangan Cryptocurrency.

Membuat proses perdagangan dapat di pengaruhi oleh manipulasi pasar, individu, atau informasi yang salah dapat menaikkan harga secara tiba-tiba.

Akibatnya dapat berupa flash crash atau perubahan harga yang bisa menyebabkan kamu kehilangan semua aset Crypto yang kamu masukkan ke Cryptocurrency dengan sangat cepat.

 

Peretasan

Cryptocurrency memang mengandalkan keamanan yang disebut dengan blockchain.

Dimana keamanan itu dapat melacak, mencatat, dan memelihara catatan transaksi.

Namun tingkat keamanan itu mungkin tidak seaman yang kamu bayangkan karena risiko keamanan siber.

Transakasi Cryptocurrency antar pelaku dapat menjadi sasaran peretasan karena data yang bocor.

 

Regulasi

Peraturan soal cryptocurrency masih cukup baru di negara kita Indonesia.

Walaupun peraturan ini memberikan legalitas untuk perdagangan cryptocurrency di Indonesia, tetap saja peraturan tersebut juga menerapkan sejumlah ketentuan yang dapat menimbulkan risiko bagi nasabah.

Contohnya adalah ketentuan bahwa exchange dapat berstatus sebagai ““Calon Pedagang Fisik Aset Kripto”.

Lalu, maksimum 1 tahun guna mengajukan diri sebagai “Pedagang Fisik Aset Kripto”.

Namun, pengajuan ini bisa saja di tolak oleh Bappebti, dan jika di tolak maka status terdaftarnya akan di cabut dan harus mengembalikkan aset kripto anggota ke exchange lain.

 

Terdesentralisasi

Memang, salah satu kekuatan Cryptocurrency adalah sifatnya yang terdesentralisasi, namun itu juga dapat menjadi kelemahan.

Contohnya saja, jika ada yang salah dengan kartu kreditmu (contohnya penipuan), bankmu akan menjadi pihak ketiga untuk memperbaiki situasi.

Tetapi berbeda dengan Cryptocurrency, tidak akan ada otoritas pusat yang dapat campur tangan jika ada masalah seperti peretasan.

Pihak ketiga dalam suatu sistem seperti mata uang memang dapat bertindak sebagai stabilisator jika terjadi segala sesuatu.

 

Kesesuaian

Karena besarnya resiko dalam Cryptocurrency, maka perdagangan Cryptocurrency umumnya tidak di sarankan sebagai investasi penting dalam hidupmu.

Contohnya saja sebagai tabungan pensiun atau akun pinjaman mahasiswa, hipotek, atau dana darurat, Crypto sangat tidak cocok untuk hal itu.

Baca Juga : Cara Cek Penerimaan Bansos Dengan NIK dan KTP !!

 

Tips Untuk Menghindari Resiko dalam Bermain Cryptocurrency

Cara menghadapi resiko tersebut adalah dengan:

  • Diversifikasi portofolio: Ini sudah jadi patokan bahwa jangan menaruh semua uang hanya di satu jenis Cryptocurrency, apalagi yang memiliki resiko sangat tinggi.
  • Diversifikasi exchange: Jual beli aset Crypto tidak di satu exchange, namun juga di beberapa exchange untuk memastikan jika salah satu ada masalah, masih ada exchange yang lainnya.
  • Pelajari baik–baik Cryptocurrency: khususnya soal cara kerja dan resiko yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan memahaminya sebaik mungkin, kamu dapat mengukur apakah jenis Crypto ini sesuai dengan selera risiko kamu.
  • Exchange terdaftar resmi: Gunakan exchange yang sudah terdaftar Bappebti.

Tentunya mereka yang terdaftar ini jelas perusahaannya, memiliki modal yang cukup dan sudah di seleksi ketat.

 

Hal yang Mempengaruhi Nilai Cryptocurrency

Mata uang cryptocurrency memang sangat fluktuatif  nilainya, ini didasarkan pada beberapa sebab, salah satunya adalah karena ketersediaan atau kelangkaannya.

Namun terkadang nilainya juga juga terpengaruh karena kepercayaan dan penggunaan di kalangan komunitas penggunaannya.

Secara garis besar, nilai dari Cryptocurrency sangat di pengaruhi oleh mekanisme sebuah pasar.

Sayangnya, pasar Cryptocurrency memiliki volatilitas atau tingkat perubahan yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan nilai Cryptocurrency sangat fluktuatif.

Sebagai contoh, jika banyak orang menginginkan salah satu jenis mata uang Crypto tersebut dengan nilai uang yang tidak terlalu banyak, maka nilainya juga akan meningkat.

 

Cara investor memperdagangkan Aset Cryptocurrency

Sama hanya dengan saham dan obligasi, kamu perlu menemukan pertukaran untuk melakukan perdagangan Cryptocurrency.

Pertukarannya adalah pasar, dimana bertindak sebagai platform guna menghubungkan pembeli dan penjual.

Salah satu pertukaran yang paling populer adalah Coinbase.

Perlu di ingat bahwa perdagangan Cryptocurrency tidak mudah untuk di lakukan sembarangan orang.

Terdapat banyak risiko yang menyertai, dan kamu harus memastikan bahwa kamu memahaminya sebelum terjun ke dalamnya.

Baca Juga : Cara Ternak Kelinci, Omset Hingga Jutaan Rupiah Perbulan !!

 

Kesimpulan dari Pengertian Cryptocurrency

Secara garis besar, Pengertian dari Cryptocurrency adalah bentuk mata uang digital untuk dapat digunakan sebagai bentuk transaksi dan pembayaran layaknya uang tunai dengan metode blockchain.

Cryptocurrency memang menawarkan alternatif investasi yang sangat menarik minat kita.

Cryptocurrency memang dapat membuat kita mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi.

Namun, perlu juga di ingat dan di pahami bahwa resikonya juga tidak kecil.

Oleh karena itu, sebelum masuk ke aset Crypto, seperti Bitcoin, perlu mempelajari dengan seksama soal cara kerja, resiko dan mitigasinya.

 

Berikuyt itu adalah pengertian dari Cryptocurrency, jika artikel ini bermanfaat untukmu, kamu juga dapat membagikannya supaya temanmu juga merasakan manfaatnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
#M671073ScriptRootC1106199 {min-height: 300px;}

Tolong, matikan adblock anda…

Anda mungkin akan melewatkan beberapa hal yang anda suka dari iklan.

Juga, kami memerlukan uang demi berkembangnya website kami.

Demi berkembangnya website kami, tolong matikan adblock anda