Bantuan PKH Tidak Cair

Bantuan PKH Tidak Cair ! Ini Penyebabnya

Bantuan PKH Tidak Cair – Banyak sekali keluhan di kalangan masyarakat terkait Bansos PKH yang tidak cair.

Pertanyaan tersebut di sering ditanyakan oleh para penerima manfaat program PKH kepada para petugas yang bersangkutan.

Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) 2021 serentak di salurkan mulai 4 Januari 2021

Ada 3 bantuan yang di berikan, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST). 

Namuan banyak keluhan dari penerima manfaat program bansos PKH karena tidak cairnya dana PKH itu sendiri.

Kesalahan umum terjadi akibat ketidak tahuan masyrakat akan tujuan penyampaian permasalahan yang mereka alami.

Yang terjadi mereka tidak mendapat jawaban pasti dari petugas yang bersangkutan dan malah berfikir negatif.

Nah berikut ini penjelasan mengapa bantuan pkh tidak cair……

Baca juga :Daftar Bantuan Pemerintah Yang Masih Keluar Di Tahun 2021

Bantuan PKH Tidak Cair ! Ini  Penyebabnya

Menurut salah seorang pendamping menjelaskan bahwa satu hal yang pasti mengapa bantuan tidak tersalurkan karena keluarga penerima manfaat PKH sudah tidak menjadi peserta.

Jika status kepesertaan yang bersangkutan masih aktif ada beberapa penyebab bantuan mereka di pending oleh kementerian sosial. Sehingga bantuan PKH tidak cair.

Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan bantuan PKH tidak cair walau kepesertaannya masih aktif :

  1. Komponen peserta tidak memenuhi komitmen sebagai bentuk kewajiban peserta penerima bantuan.
  2. Pengurus dalam kepesertaan PKH tidak memenuhi keawajibannya untuk hadir dalam kegiatan pertemuan kelompok setiap bulan.
  3. Keluarga penerima manfaat tidak memenuhi persyaratan dalam hal administrasi yang di minta oleh kementerian melalui pendamping di wilayahnya masing masing,

Baca juga :Sebelum terlambat ayo daftar bantuan UMKM sebesar 2,4 juta

Lebih detilnya bahwa setiap peserta wajib menyekolahkan anak anaknya yang berusia 7-21 tahun.

Sedangkan ibu hamil dan balita 0-6 tahun wajib mengikuti kegiatan  posyandu setiap bulannya.

Bagi peserta kategori lansia dan disabilitas berat, agar pihak pelaksana bidang kesehatan untuk terjun langsung membantu memeriksa  kesehatan setiap bulannya.

Di beritakan sebelumnya, PKH di salurkan dalam 4 tahap (Januari, April, Juli, Oktober) melalui Himpunan Bank Negara (BNI, BRI, Mandiri, dan BTN).

Terdapat 5 golongan yang mendapatkan PKH, yakni ibu hamil, anak usia dini, penyandang disabilitas berat, lanjut usia 70 tahun ke atas, dan anak sekolah.

Baca juga :Cara Cek Penerima Bansos 2021 Dengan NIK KTP

 Besarannya berbeda-beda untuk setiap golongan tersebut, yaitu sebagai berikut: 

– ibu hamil: Rp 3 juta 

– anak usia dini: Rp 3 juta 

– penyandang disabilitas berat: Rp 2,4 juta 

– lanjut usia 70 tahun ke atas: Rp 2,4 juta 

– siswa SD/MI/sederajat: Rp 900.000 

– SMP/MTs/sederajat: Rp 1,5 juta 

– SMA/MA/sederajat: Rp 2 juta 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#M671073ScriptRootC1106199 {min-height: 300px;}

Tolong, matikan adblock anda…

Anda mungkin akan melewatkan beberapa hal yang anda suka dari iklan.

Juga, kami memerlukan uang demi berkembangnya website kami.

Demi berkembangnya website kami, tolong matikan adblock anda