liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.

Rabu, 11 Januari 2023 – 13:25 WIB

Metro VIVA – Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun disandera oleh ayahnya sendiri di Cilodong, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Penembak jitu alias sniper dikerahkan untuk membebaskannya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 10 Januari 2023 sekitar pukul 22.00 WIB. Tim Subdit Kriminal dan Terorisme Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya awalnya mendapat informasi adanya sandera saat mengejar maling sepeda motor di kawasan Sukmajaya.

Petugas kemudian menuju ke lokasi para sandera. “Saat itu (pelaku) diikat pisau di leher, anak terus menangis,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kompol Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu, 11 Januari 2023. .

Direktur Reserse Kriminal Polres Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di TKP Kalideres

Mantan Kapolres Metro Jakpus itu mengatakan, pihaknya bersama Polres Metro Depok Kota dan Polsek Sukmajaya telah berusaha membujuk para pelaku untuk melepaskan anaknya namun gagal. Maka, pihaknya mengambil langkah meminta bantuan penembak jitu dan Gegana Brimob Polda Metro Jaya untuk menyelamatkan anak tersebut.

“Kami usulkan dalam situasi krisis seperti ini perlu mengundang penembak jitu dan Gegana Brimob karena situasi saat itu membahayakan anak-anak mereka,” kata Hengki.

Lebih lanjut, kata Hengki, pihaknya sekali lagi mencoba merayu para pelaku sebelum mengambil tindakan tegas. Akhirnya sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi, pelaku luluh setelah dirayu adiknya.

Halaman selanjutnya

“Setelah kurang lebih 6 jam, akhirnya kami bisa menyelamatkannya tanpa kekerasan. Korban selamat, pelaku juga tidak terluka,” ujarnya.