Edukasi

Cara Mengolah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik

Cara Mengolah Kotoran Sapi – kotoran sapi merupakan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanaman.

Sebenarnya tanpa di olahpun kotoran sapi bisa langsung di aplikasikan ke tanaman untuk mendapatkan manfaatnya.

Akan tetapi untuk hasil yang lebih maksimal kita perlu mengolah kotoran sapi terlebih dahulu agar lebih bagus.

Pada umumnya, petani menggunakan pupuk kimia untuk tanamanya karena secara ekonomi, pupuk kimia lebih terjangkau di bandingkan dengan pupuk organik.

Selain itu, pupuk organik butuhkan lebih banyak dan membutuhkan waktu untuk tanaman menyerap nutrisi dari pupuk organik lebih lama karena tanaman menyerap nutrisi dalam bentuk ion.

Kotoran sapi merupakan salah satu bahan yang mempunyai potensi untuk dijadikan kompos.

Baca juga :Cara Membuat Pupuk Organik Dengan Bahan Disekitar Rumah

Kotoran sapi mengandung unsur hara antara lain nitrogen 0,33%, fosfor 0,11%, kalium 0,13%, kalsium 0,26%.

Pupuk kompos merupakan bahan pembenah tanah yang paling baik dan alami dari pada bahan pembenah buatan atau kimia.

Berikut ini cara mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik :

Cara mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik

1. Bahan yang digunakan

  • Kotoran sapi
  • Sekam padi
  • Molases (tetes tebu)
  • Air secukupnya
  • Dekomposer

2. Alat yang digunakan

  • Cangkul 2 buah dan sekop 2 buah untuk mengaduk bahan kompos dan melakukan pembalikan.
  • Terpal untuk menutup adukan kompos
  • Tempat teduh dari sinar matahari dan hujan untuk proses pembuatan kompos di bagi menjadi 4 bagian. Bagian I proses pengadukan, bagian II adukan umur 1 minggu, bagian III adukan umur 2 minggu dan bagian IV kompos sudah jadi dan pengemasan kompos.
  • Gudang untuk menyimpan kompos.
  • Ember 2 buah untuk mengambil air dan mengencerkan molases.
  • Karung untuk mengemas kompos.

 Baca juga :Cara Fermentasi Jerami untuk pakan sapi

3. Cara mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik

Pertama pastikan alat dan bahan sudah tersedia semua.

Buat perbandingan antara kotoran sapi dengan sekam padi yang pas bisa di kira kira sendiri sesuai keinginan.

Kemudian susun kotoran sapi di bawah dan sekam padi di atasnya. Taburkan stardec secara merata.

Sebelumnya, aktifkan EM4 terlebih dahulu dengan larutan gula (3-4 sendok gula untuk 1,5 liter air) lalu tambahkan 2-3 sendok EM4, kocok dan biarkan semalaman.

Campurkan kotoran sapi dengan jerami cacah dan aduk sampai merata, kemudian hamparkan campuran tersebut dan sirami secara perlahan dengan larutan EM4.

Aduk bahan kompos sampai rata. Atur kelembaban 60% dengan ciri bila di genggam tidak pecah, tidak ada tetesan air dan tangan tidak basah.

Setelah itu, tutup campuran bahan tersebut dengan terpal dan beri beban di sekitar terpal agar tidak mudah terbuka.

Proses pengomposan membutuhkan waktu sekitar 30 hari yang di tandai dengan suhu panas di permukaan bakal kompos.

Selama waktu ini, Anda dapat mengaduk-aduk bahannya 3 hari sekali untuk membantu proses aerasi.

Baca juga :Peluang Usaha Didesa Dengan Keuntungan Jutaan Rupiah

Ciri-ciri kompos sudah jadi dan baik adalah:

  • Warna kompos coklat kehitaman
  • Aroma kompos yang baik tidak menyengat, tetapi mengeluarkan aroma seperti bau tanah atau bau humus hutan
  • Apabila di pegang dan di kepal, kompos akan menggumpal. Apabila ditekan dengan lunak, gumpalan kompos akan hancur dengan mudah.

Itu tadi cara mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik yang bisa kami sampaikan semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat bagi pembacanya.

Jika ada yang ingin ditanyakan, kritik maupun saran bisa di sampaikan melali kolom komentar.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
#M671073ScriptRootC1106199 {min-height: 300px;}

Tolong, matikan adblock anda…

Anda mungkin akan melewatkan beberapa hal yang anda suka dari iklan.

Juga, kami memerlukan uang demi berkembangnya website kami.

Demi berkembangnya website kami, tolong matikan adblock anda