Cara ternak ayam potong

Cara Ternak Ayam Potong, Keuntungan Puluhan Juta

Cara ternak ayam potong – Ternak ayam pedaging atau ayam potong  masih menjadi yang paling menjanjikan dari sekian jenis bisnis ternak unggas.

Pasalnya ternak ayam potong merupakan bisnis yang singkat untuk menghasilkan ayam ayam berkualitas,  hasilnyapun sangat menghiurkan.

Prospek bisnis yang satu ini tergolong cerah karena permintaan daging ayam terus menerus meningkat setiap tahunnya.

Oleh karena itu, tak heran bisnis ternak ayam potong banyak di minati, keuntungan yang di dapatkan bisa sampai puluhan juga rupiah per sekali panen.

Baca juga :Cara Budidaya Ikan Cupang di Rumah, 100% Berhasil

Jenis-Jenis Ayam potong / Pedaging

berikut beberapa jenis ayam potong yang banyak di budidayakan di Indonesia :

  • Cobb

Jenis ayam pedaging strain cobb ini di kembangkan dan populer di lebih dari 60 negara dan memiliki fokus pengembangan untuk memperbaiki performa rasio pemberian pakan.

Jika di lihat dari genetik, strain cobb ini di kembangkan untuk memiliki pembentukan daging dada.

  • Ross

Jenis ayam boiler stran Ross ini merupakan ayam yang di kembangkan untuk memiliki FCR yang efisien.

Tidak hanya itu, pertumbuhan ayam ini juga terbilang cepat dan memiliki daya tahan hidup yang lebih baik.

  • Hybro

jenis ayam strain Hybro, yang memiliki fokus pengembangan untuk ketahanan daya hidup.

Ayam ini juga memiliki performa yang baik di daerah tropis dan memiliki ketahanan terhadap penyakit ascites.

Baca Juga :Budidaya Ikan Air Tawar

Modal Ternak Ayam Potong Rumahan

Berikut rincian biaya ternak ayam potong

Investasi Awal

Ada beberapa barang yang harus kamu siapkan sebelum memulai budidaya ayam potong.

Berikut adalah hal-hal yang harus kamu sediakan beserta harganya:

  • Pembuatan kandang (Rp12.000.000)
  • 4 buah gasolek (Rp2.400.000)
  • 4 buah tabung gas (Rp1.200.000)
  • 72 buah tempat pakan (Rp2.160.000)
  • 18 buah bohlam (Rp450.000)
  • 20 batang pipa paralon (Rp1.200.000)
  • Sekop (Rp50.000)
  • 48 buah tempat minum (Rp3.120.000)
  • Kabel 100mm (Rp200.000)

Total biaya yang harus kamu sediakan untuk membeli barang-barang tersebut adalah Rp22.780.000.

Biaya Operasional Bulanan

Biaya operasional saat menjalani budidaya ayam potong adalah:

  • Anak ayam 3000 ekor (Rp3.000.000)
  • Pakan 10 karung (Rp1.000.000)
  • Obat-obatan dan vaksin (Rp700.000)
  • Gaji Karyawan 2 orang (Rp1.500.000)
  • Listrik, air, dan telepon (Rp300.000)
  • Isi tabung gas (Rp300.000)

Total biaya operasional tersebut sekitar Rp6.800.000.

Ini hanyalah perhitungan kasar mungkin bisa kurang bahkan bisa lebih. Jika terkendala modal bisa di coba dalam sekala kecil terlebih dahulu.

Baca juga :Peluang Bisnis Dimasa Pandemi Seperti Saat Ini

Cara ternak ayam potong

Berikut ini tahap tahap ternak ayam potong ..

1. Menentukan Lokasi Kandang

Memnentukan lokasi kandang menjadi hal pertama yang harus kamu lakukan jika ingin memulai ternak ayam potong atau pedaging.

Di sarankan untuk memilih lokasi kandang yang mudah di jangkau dan dapat di akses oleh transportasi hingga akan memudahkan anda sendiri.

Usahakan juga untuk memilih lokasi yang berada di tempat tidak bising, jauh dari permukiman penduduk, dan dekat dengan sumber air.

Baca Juga :Kebiasaan buruk yang Merusak Kesehatan Mata

2. Membuat Kandang

Ada 2 jenis pilihan kandang yang sering di buat oleh para peternak ayam, yaitu kandang tanpa panggung dan kandang bentuk panggung.

  • Tanpa Panggung

Kandang jenis ini sering di gunakan karena pembuatannya yang mudah dan pembangunannya yang relatif murah.

  • Bentuk Panggung

Jenis atau tipe kandang berbentuk panggung, biasanya memang memiliki biaya pembuatan yang agak mahal.

Namun, tipe kandang panggung tidak akan kotor karena mudah dibersihkan. Kandang tipe ini tidak memerlukan alas, karena kotoran ayam akan langsung jatuh ke bawah.

3. Memilih Bibit Unggul/Melakukan Pembibitan

Pemilihan bibit yang berkualitas memiliki peluang hidup yang besar. Saat melakukan pembibitan ayam, kamu disarankan untuk meperhatikan beberapa poin penting di bawah ini:

  • Pilih bibit yang memiliki gerakan yang aktif, sehat dan tidak mengalami cacat fisik atau sakit.
  • Bibit harus memiliki tubuh yang bulat, gemuk atau berisi.
  • Bulu dari bibit ayam unggul tidak erlihat kusam, sehat, dan mengkilap.
  • Daerah di sekitar anus tidak kotor, mata tajam, dan hidung juga bersih.

Baca Juga :Peluang Usaha Didesa Dengan Keuntungan Jutaan Rupiah

 4. Pemberian pakan

Saat pemberian pakan Nutrisi ayam potong  harus terpenuhi agar bisa mendapatkan pertumbuhan yang maksimal.

Untuk sistem pemberian pakan ayam pedaging, biasa menggunakan sistem adlibilitum yakni makanan yang selalu tersedia dan tanpa batas.

Jadi anda harus senantiasa memeriksa ketersedian pakan dalam kandang. Agar pertumbuhan ayam lebih cepat dan lebih gemuk

Jenis pakan yang digunakan  berupa pelet, crumbles dan bentuk tepung. Jangan lupa pemberian air minum tidak terputus harus selalu terisi.

5. Cara Pemeliharaan

  • Pada minggu pertama, bibit ayam potong harus dimasukkan ke indukan (inkubitor) kemudian beri pakan crumbes dan minum air hangat.
  • minggu ke 2, suhu di pemanas bisa di kurangi dan pakan masih menggunakan jenis crumbles.
  • Pada minggu ketiga, bibit ayam potong sudah tidak membutuhkan pemanas.
  • minggu ke 4, ayam semakin tumbuh dengan ciri keluarnya bulu-bulu pada ayam dan pakan di tambah 2 kali lipat.
  • Pada minggu ke 5, kamu sudah harus melakukan pembersihan kandang secara rutin, karena ayam-ayam tadi sudah menghasilkan kotoran yang cukup banyak.

Baca juga :Manfaat Kopi Yang Belum Banyak Orang Tau

6. Panen

Beberapa hal yang perlu diketahui saat panen.

pertama tangkap terlebih dahulu ayam yang akan di panen lebih awal, jangan menangkap langsung semua secara bersamaan karena mereka akan lemas.

Hindari adanaya penumpukan ayam di daerah sudut kandang agar tidak banyak ayam yang mati.

Jangan lupa catat bobot ayam ketika ia masih hidup. Karena ayam pedaging akan di jual per bobot ketika ia hidup.

7. Sanitasi Hama Kandang

Hal yang terakhir di lakukan bagi peternak pemula adalah melakukan pengapuran pada bagian lantai serta dinding pada kandang ataupun juga di sebut pembersihan pasca panen agar bibit penyakit dapat mati.

Diamkan kadang selama 10 hari sebelum di masukkan bibit ayam potong baru.

Nah, itulah cara ternak ayam potong dari awal sampai akhir, semoga artikel ini bisa bermanfaat…

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#M671073ScriptRootC1106199 {min-height: 300px;}

Tolong, matikan adblock anda…

Anda mungkin akan melewatkan beberapa hal yang anda suka dari iklan.

Juga, kami memerlukan uang demi berkembangnya website kami.

Demi berkembangnya website kami, tolong matikan adblock anda