liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Ilustrasi - Seismograf, alat pencatat getaran gempa.

Selasa, 3 Januari 2023 – 23:33 WIB

VIVA Nasional – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) wilayah V Jayapura melalui Stasiun Geofisika setempat menyatakan hingga pukul 21.55.21 WIB kembali terjadi gempa dengan magnitudo 5,2 di Kota dan Kabupaten Jayapura dan gempa tersebut tidak terjadi. berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Jayapura Herlambang Hudha di Jayapura, Selasa 3 Januari 2023 mengatakan, sebelumnya gempa terjadi pada pukul 18.07 WIB dengan magnitudo 3,4 yang dirasakan Kota Jayapura.
“Untuk itu, kami berharap masyarakat tenang dan tidak menambah kegaduhan dengan selalu mengupdate informasi dari website resmi BMKG,” ujarnya.

Menurut Herlambang, berdasarkan data yang ada, kondisi pola pasang surut di Kota Jayapura saat ini sedang surut dengan puncak surut pada pukul 22.00 WIT dengan tinggi surut mencapai 0,2 meter sehingga dari data pengamatan normal tidak ada signifikansinya. pasang naik atau turun.

Ilustrasi seismograf membaca gempa bumi.

Foto: Foto ANTARA/Nyoman Budiana

“Berdasarkan data Badan Informasi Geospasial (BIG), ditemukan tidak ada anomali atau tanda-tanda tsunami, sehingga masyarakat tidak panik apalagi termakan berita bohong,” ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan terkait gempa melalui kanal media sosial BMKG Papua, atau Instagram dan Twitter @InfoBMKGPapua, kemudian website BMKG (www.bmkg.go.id) dan aplikasi InfoBMKG.

Halaman selanjutnya

“Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi palsu dari sumber yang tidak dapat dipercaya dan selalu mengikuti instruksi dari pihak berwenang,” tambahnya.