liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat di KPU.

Minggu, 8 Januari 2023 – 00:00 WIB

politik VIVA – Poros koalisi yang dibangun Gerindra-PKB belum mengumumkan pasangan capres dan cawapres. Namun diprediksi calon presiden dari koalisi Gerindra-PKB kemungkinan besar adalah Prabowo Subianto.

Pengamat politik Arif Nurul Imam menganalisis, dengan tidak diumumkannya pasangan presiden dan wakil presiden oleh koalisi Gerindra-PKB, ada kemungkinan lain. Menurutnya, salah satu dari mereka sepertinya membawa dari luar koalisi seperti Ganjar Pranowo.

“Pakatan Gerindra dan PKB belum mengumumkan calon wakil presidennya. Dan, karena itu ada peluang mendatangkan tokoh dari luar kedua partai, misalnya Ganjar Pranowo,” kata Arif Nurul Imam, dalam keterangannya dikutip Sabtu sore , 7 Januari 2023 .

Prabowo dan Cak Imin menandatangani kesepakatan koalisi Gerindra-PKB.

Foto : Twitter Partai Gerindra @Gerindra

Arif mengacu pada kesepakatan antara Gerindra dan PKB dalam membentuk koalisi. Kesepakatan tersebut serupa dengan penetapan calon wakil presiden oleh dua tokoh politik yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Dia menambahkan, peluang tokoh di luar koalisi, seperti Ganjar Pranowo, untuk menjadi cawapres Prabowo terbuka lebar. Menurut dia, dalam simulasi survei, duet Prabowo-Ganjar cukup berhasil meraih elektabilitas di atas 50 persen.

Apalagi dari beberapa hasil simulasi survei Prabowo-Ganjar selalu mendapatkan skor elektabilitas di atas 50 persen alias menang satu putaran, ujarnya.

Halaman selanjutnya

Dia menambahkan, duet Prabowo-Ganjar hampir mendominasi seluruh perolehan suara. Dia berkata, jika pasangan berlomba, mudah untuk menang.