liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Pengadilan Negeri Jakarta Barat menggelar sidang kasus narkotika dengan terdakwa Linda Pujiastuti alias Anita.

Kamis, 16 Maret 2023 – 06:18 WIB

VIVA Nasional – Pengadilan Negeri Jakarta Barat menggelar sidang kasus narkotika dengan terdakwa Linda Pujiastuti alias Anita, Rabu 15 Maret 2023. Kepada Majelis Hakim, Terdakwa Linda Pujiastuti menjelaskan pernah pergi ke pabrik sabu di Taiwan bersama mantan Kapolda Sumut Irjen Teddy Minahasa.

Linda menjelaskan kepada Majelis Hakim bahwa Teddy berusaha membuat kesepakatan dengan pengedar sabu Taiwan, dan meminta bayaran Rp 100 miliar untuk mendapatkan 1 ton sabu dari pabrik di Taiwan.

“Dalam BAP, saksi Teddy Minahasa ada dalam berkas tergugat Linda. Teddy mengatakan kecewa ibunda Linda ditipu di Brunei dan di Laut China Selatan. Kemudian izin mengutip, Yang Mulia, ‘Kalau begitu, keduanya mengundang saya ke Taiwan dan menemukan pabrik di sana’. Pertanyaannya, ke Taiwan dan ke pabrik itu tujuannya apa?” tanya pengacara kepada Terdakwa Linda.

“Ke pabrik sabu,” jawab terdakwa Linda.

Linda Pujiastuti alias Anita mengaku sebagai istri Teddy Minahasa

Di hadapan majelis hakim, Linda menjelaskan, dirinya ikut Teddy ke pabrik sabu setelah operasi di Laut China Selatan tak ditemukan. Linda kemudian menjelaskan bahwa Teddy memiliki kode ‘buy 1 get 1’ untuk melakukan “deal” dengan pabrik sabu tersebut.

Linda menjelaskan, sindikat produksi sabu bisa saja mengirim sabu ke Indonesia, namun beberapa barangnya harus ditahan.

“Jadi ketika saya gagal di Laut China, saya minta maaf, dia mengatakan sesuatu seperti, ‘Kamu tahu pelabuhan di sana?’ kita atur, ‘maksudnya Pak Teddy gimana?’, ‘Ya beli 1 dapat 1’ katanya gitu,” kata Terdakwa Linda.

Linda mengatakan, jika sindikat sabu Taiwan mengirimkan 2 ton sabu ke Indonesia, 1 ton sabu akan sengaja dilepas dan 1 ton sabu akan ditangkap, dimana kesepakatan antara Teddy dengan pengedar sabu, Teddy meminta Rp. 100 miliar untuk sabu jika dia bisa melewati 1 ton sabu.

“Ya saya telpon ke sana dulu, saya tanya dulu, misal Pak X mau kirim 1 ton ke Indonesia, jadi 1 ton lewat, kita tangkap 1 ton. Tapi Pak Teddy tidak jadi, Nak, jadi kalau Anda kirim 1 ton ke sini, Pak Teddy minta bayaran 100 miliar. Jadi saya ke sana ketemu Pak X, waktu itu saya 3 kali ketemu di Taiwan dengan Pak Teddy,” ujarnya.

Linda mengatakan, upaya mengedarkan 1 ton sabu itu akhirnya tidak disetujui karena sindikat tidak bisa menghormati Teddy. “Kalau 1 ton, Pak Teddy minta Rp 100 miliar, karena waktu mahal, akhirnya tidak jadi,” ujarnya.

Pengacara kemudian bertanya lagi apakah ada saksi yang melihat mereka berdua pergi ke pabrik sabu di Taiwan, namun Linda menjawab bahwa saat itu dia hanya pergi berdua dengan Teddy. “Bisakah Anda membuktikannya di paspor Anda?” Tanya pengacara.

“Silakan ambil paspor Anda, begitu saya berikan, saya pergi sendiri tiga kali bersama Pak Teddy Minahasa,” katanya.

Dalam kasus ini, ada 11 orang berstatus terdakwa dan sedang menjalani persidangan, yakni Teddy Minahasa Hendra, Aril Firmansyah, Aipda Achmad Darmawan, Mai Siska, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Situmorang, Linda Pudjiastuti, Syamsul Ma’arif, Muhamad Nasir, dan AKBP Dody Prehero.

Terdakwa yang terlibat melanggar Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 jo Pasal 132 Ayat 1 jo Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21