liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting

Jumat, 30 Desember 2022 – 04:08 WIB

VIVA Nasional – Badan Narkotika Nasional (BNN) mendapatkan ganja kering sebanyak 223.969 kilogram. Barang bukti ganja kering itu disebar pelaku di jaringan nasional Aceh, Medan, dan Depok.

“Ganja kering ini beratnya kurang lebih 223.969 kilogram,” kata Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Sabaruddin Ginting kepada wartawan, Kamis, 29 Desember 2022.

Ginting menjelaskan, pemaparan peredaran ganja kering dilakukan pada 7 Desember 2022 di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Modus yang digunakan adalah mengirimkan ganja kering menggunakan wadah plastik kepada kurir.

“Modus operandi tersangka menggunakan jasa ekspedisi untuk mengantarkan barang-barang tersebut dalam 6 kontainer plastik. Kemudian disimpan di jasa pengiriman untuk dikirim dari Medan ke Depok,” kata Ginting.

VIVA Militer: Ganja kering siap merokok

Ia mengatakan, dalam kasus ini empat orang diamankan sebagai pelaku. Salah satu pelaku diketahui merupakan narapidana (lapas) kelas 1 di Tangerang yang berperan sebagai sipir.

“Pertama, berhasil menangkap salah satu penerima dan juga kelompoknya hingga akhirnya kami berhasil mengungkap tiga pelaku termasuk salah satu sipir dari napi kelas 1 Lapas Tangerang,” kata Ginting.

Halaman selanjutnya

Ginting mengatakan, pengungkapan ini juga merupakan hasil kerjasama dengan Lapas.