Ekonomi

Panduan Ternak Burung Puyuh, Untuk Pemula

Panduan ternak burung puyuh

Panduan ternak burung puyuh – ternak burung puyuh merupakan bisnis menjanjikan untuk di lakukan saat ini.

burung puyuh biasanya di ternak untuk di manfaatkan burungnya dan telurnya untuk di olah menjadi berbagai makanan.

panduan ternak burung puyuh juga memiliki langkah-langkah yang hampir sama dengan cara ternak burung lainnya.

Burung yang memiliki nama latin Coturnix ini, merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang jauh.

Jika dilihat dari segi fisik, burung ini memiliki badan yang mungil, berkaki pendek, bulu yang berwarna kecoklatan.

Meski bertubuh kecil, burung puyuh juga bisa menghasilkan 5 hingga 6 butir telur, setiap minggunya menjanjikan bukan.

Baca juga :Menanam Jahe | Omset Hingga Puluhan Juta Rupiah Perbulan

Panduan Ternak burung Puyuh Paling Mudah untuk Pemula

Bagaimana, ternak burung puyuh petelur sangat menjanjikan bukan? Nah, jika kamu pemula dan tertarik, yuk simak panduan ternak burung puyuh berikut ini:

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Sebelum memulai ternak puyuh kamu harus mementukan lokasi kandnag yang tepat. Penentuan lokasi ini dapat mempengaruhi sukses atau tidaknya usaha ternak puyuh.

Berikut ciri-ciri lokasi ternak puyuh petelur yang tepat:

  • Lokasi dekat dengan sumber air bersih
  • Jauh dari keramaian seperti, pasar, pabrik, jalan besar dan lainnya
  • Lokasi harus khususnya untuk jalur bisa dilalui transportasi
  • Lokasi yang dipilih harus bersih
  • Tidak banjir
  • Memiliki sirkulasi udara yang baik

2. Mempersiapkan kandang

Kandang burung puyuh mejadi salah satu faktor penentu keberhasilan ternak puyuh petelur. Sebab, puyuh akan tinggal di kandang sepanjang hari.

Oleh sebab itulah Anda harus memperhatikan hal-hal utama dalam sistem kandang pada burung puyuh.

Baca juga :Budidaya Ikan Air Tawar

Berikut ini sistem perkandangan yang perlu Anda cermati:

Temperatur Suhu

Temperatur suhu di dalam kandang perlu di jaga agar tetap stabil. Normalnya, asuhu kandang yang di sarankan untuk ternak puyuh petelur adalah berkisar antara 20-25oC.

Kelembaban Udara

Kelembaban udara pada kandang yang di sarankan kurang lebih 30-80%. Ini bertujuan agar tidak terjadi kelembaban udara terlalu rendah/tinggi,

yang dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan jamur pada kandang. Selain itu, kelembaban udara ini juga penting untuk menjaga kenyamanan ternak.

Kecukupan Cahaya

kecukupan cahaya pada kandang perlu di perhatikan dengan meletakkan penerangan kandang.

Pada siang hari, Anda perlu memberikan penerangan dengan menggunakan lampu sebesar 25-40 watt.

Pada malam hari, disarankan untuk menaikkan kecukupan cahaya dalam kandang, dengan menggunakan lampu sebesar 40-60 watt.

Selain dengan pemberian tambahan lampu, Anda juga harus meletakkan kandang pada lokasi yang bisa mendapatkan cahaya matahari pagi.

Tidak hanya itu, dalam budidaya ternak burung puyuh, kamu juga harus memiliki beberapa kandang.

  • pertama untuk proses pembibitan
  • kedua untuk para induk
  • ketiga untuk para anak burung puyuh
  • ke empat untuk pertumbuhan anak puyuh

 Baca juga :Cara Ternak Ayam Potong, Keuntungan Puluhan Juta

3. Mempersiapkan pembibitan

Setelah persiapan kandang buruh puyuh siap, sekarang lakukanlah pemilihan bibit terbaik.

Pilihlah bibit dalam masa produktif yang umurnya tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda yaitu sekitar umur 3 minggu.

Umur burung puyuh sangat mempengaruhi hasil produksinya untuk itu hindari bibit yang sudah tua karena produksi telurnya sudah berkurang.

Ciri-ciri bibit puyuh yang bagus:

  • Tubuhnya tidak terlalu gemuk/kurus
  • Memiliki warna yang cerah/tidak kusam
  • Bergerak aktif/lincah
  • Responsif ketika di beri pakan
  • Berasal dari indukan berkualitas
  • Tidak ada cacat fisik, serta pastikan bahwa puyuh tersebut sehat dan tidak membawa karier penyakit

Bibit harus di suntik dulu dengan vaksin ND (Newcastle disease) atau tetelo agar tidak stres dan mencegah penyakit.

4. Melakukan pemeliharaan

Untuk melakukan cara budidaya ternak burung puyuh, kamu tidak hanya membiarkannya tumbuh sendiri tanpa di urus.

Pasalnya, setelah kamu melakukan pembibitan dan burung puyuh telah melakukan perkembangbiakan, itu artinya kamu harus melakukan pemeliharaan dengan cara, yakni sebagai berikut:

Baca juga :Cara Budidaya Ikan Cupang di Rumah, 100% Berhasil

Sanitas dan Tindakan Preventif

Untuk menjaga puyuh dari serangan penyakit maka kebersihan kandang burung puyuh harus di perhatikan dan perlu di lakukan vaksinasi terhadap puyuh yang di lakukan sedini mungkin.

Ketika umur puyuh 4 – 7 hari, maka sebaiknya di beri vaksinasi dengan dosis setengah dari dosis vaksinasi untuk ayam.

Vaksin dapat di berikan melalui tetes mata atau air minum. Pemberian obat segera di lakukan apabila puyuh terlihat sakit dengan meminta bantuan petunjuk PPL setempat.

Pengontrolan Penyakit Puyuh Petelur

Pengontrolan penyakit harus di lakukan setiap saat. Apabila ada tanda-tanda burung puyuh yang terkena penyakit harus segera di lakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atapun dinas peternakan setempat.

Memberkan pakan kepada burung puyuh

Dalam budidaya ternak burung puyuh, kamu juga harus memperhatikan pakan mereka. Bagi kamu yang belum tahu, pakan burung puyuh sebenarnya di bagi menjadi dua jenis bentuk, yakni bentuk tepung dan pelet.

Bentuk tepung biasanya akan di berikan pada usia di bawah 3 minggu, sedangkan yang berbentuk pelet atau butiran, di berikan pada usia 3 minggu.

5. Proses panen

Pada proses panen budidaya ternak burung puyuh dengan tujuan utama budidaya burung puyuh petelur, kamu bisa panen telur bahkan hingga setiap hari, selagi masih ada masa produksi yang sedang berlangsung.

Namun, jika tujuan utama kamu adalah pembibitan telur yang di tetaskan, maka kamu bisa panen setiap telur-telur berkualis menetas.

Selain Itu, kamu tentu saja bisa menghasilkan telur setiap harinya, jika masih pada masa produksi, sekaligus panen untuk tujuan produksi daging puyuh.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
#M671073ScriptRootC1106199 {min-height: 300px;}

Tolong, matikan adblock anda…

Anda mungkin akan melewatkan beberapa hal yang anda suka dari iklan.

Juga, kami memerlukan uang demi berkembangnya website kami.

Demi berkembangnya website kami, tolong matikan adblock anda