liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Pelaku mutilasi mayat salam koper di Bogor

Minggu, 19 Maret 2023 – 01:00 WIB

Penjahat VIVA – Kasus pembunuhan sadis yang jasadnya ditemukan di dalam koper akhirnya berhasil diungkap Polres Bogor. Identitas pelaku dan korban terungkap, pelaku berinisial DA berusia 35 tahun bekerja sebagai ojek online dan korban berinisial RD merupakan penerjemah bahasa Mandarin.

“Bagi korban, penerjemah bahasa Mandarin itu pekerjaannya sehari-hari, pelaku menangkap ojek online,” kata Kapolres Bogor, AKBP Iman Imannudin, saat dilepas di Polres Bogor, Sabtu, 18 Maret 2023.

Koper tempat mayat yang dimutilasi disimpan

Sambung Iman, pelaku sendiri pertama kali mengenali korban melalui aplikasi ojek online. Karena merasa nyaman, pelaku menjadi klien korban. “Awalnya kenal korban, pesan Grab, kemudian pelaku sebagai driver Grab merasa cocok dan menjadi pelanggan, lalu mereka tinggal bersama. Selama 4 bulan hingga kejadian berlanjut,” kata Iman.

Hubungan keduanya masih dalam penyelidikan, menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor, AKP Yohanes Redhoi Sigiro, pelaku merupakan tukang ojek swasta. Keduanya bertemu hingga tinggal bersama di sebuah apartemen di Cisauk, Kabupaten Tangerang.

‚ÄúPelaku mengenali korban 4 bulan lalu pada Desember lalu dimana korban melakukan pemesanan surat permohonan penyitaan dan mendapatkan supir yang merupakan pelaku. Akhirnya dia pakai langganan terus jadi supir pribadi dan tinggal sama korban,” kata Redhoi.

Sementara itu, kata Redhoi menanggapi wartawan, masing-masing berstatus keluarga dan sudah menikah. Korban RD punya keluarga, dan pelaku DA punya keluarga dan anak.

Halaman selanjutnya

“Korban sendiri punya keluarga tapi pisah. Untuk pelaku keluarga punya anak, tapi masih kami dalami karena pelaku baru datang dari tahanan,” jelasnya.