liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L Tobing.

Selasa, 27 Desember 2022 – 21:52 WIB

bisnis VIVA – Satgas Intelijen Investasi (SWI) menyatakan pada Desember 2022 telah menutup 80 pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat. Sembilan pegadaian melakukan penawaran investasi tanpa izin, serta sembilan pegadaian swasta yang beroperasi tanpa izin.

Kepala SWI Tongam L Tobing mengatakan, operasi perusahaan penanaman modal ilegal itu dilakukan sebelum adanya pengaduan dari korban.

“SWI menemukan 80 platform pinjaman online ilegal, sehingga sejak 2018 hingga Desember 2022, total platform pinjaman online ilegal yang ditutup sebanyak 4.432 pinjaman ilegal,” kata Tongam dalam keterangannya, Selasa, 27 Desember 2022.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing

Tongam mengatakan, informasi tersebut diperoleh melalui kegiatan monitoring yang kini marak di masyarakat melalui media sosial, website dan YouTube (data crawling) melalui aplikasi peringatan investasi big data center.

“SWI selalu hadir untuk melindungi masyarakat dari kegiatan dan penawaran investasi tanpa izin serta penipuan berkedok investasi,” jelasnya.

Untuk SWI dalam hal ini memblokir website/website/aplikasi dan menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri.

Halaman selanjutnya

“Setiap entitas yang dihentikan kegiatannya oleh Satgas Waspada Investasi diperintahkan untuk mengembalikan kerugian kepada masyarakat. Jangan mudah percaya dengan alasan yang dibuat oleh investor ilegal. Jika pelaku mempersulit pencairan dana, segera laporkan ke polisi,” ujarnya.