liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Rumah kontrakan sekeluarga di Bantargebang Bekasi yang tewas keracunan

Minggu, 15 Januari 2023 – 23:59 WIB

Metro VIVA – Polisi masih menyelidiki penyebab kematian tiga orang di rumah kontrakannya di Ciketingudik, Bantargebang, Kota Bekasi. Saat ini, polisi masih menunggu hasil otopsi korban.

“Menunggu hasil laboratorium, masih dalam pemeriksaan. Kami menunggu minggu ini, semoga segera,” kata Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Hengki, Minggu, 15 Januari 2023.

Hengki menambahkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa yang menyebabkan ketiga orang itu meninggal dunia dan dua lainnya hilang kesadaran.

Polres Metro Kota Bekasi menggelar konferensi pers terkait kasus dugaan keracunan.

Foto: VIVA.co.id/ Dani (Bekasi)

“Saya tidak bilang diracun atau tidak, tapi ternyata ada orang yang tergeletak di TKP, di kos-kosan dan dibawa ke rumah sakit di sini dan dinyatakan 3 orang meninggal dunia dan 2 orang meninggal dunia. masih aman dan sedang dirawat,” ujarnya.

Sebelumnya, tiga dari lima orang yang menghuni rumah kontrakan di Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, dinyatakan meninggal dunia.

Mereka diduga diracun. Polisi menemukan sejumlah makanan hasil muntahan di dekat jenazah korban yang ditemukan tergeletak di dalam rumah.

Halaman selanjutnya

Korban yang meninggal atas nama AM (35), RAM (21) dan MR (19). Dipahami bahwa almarhum memiliki hubungan darah, yaitu ibu dan anak. Mereka tercatat sebagai warga Cianjur dan dimakamkan di kampung halamannya.