liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto bertemu

Jumat, 13 Januari 2023 – 13:41 WIB

politik VIVA – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno telah menemui Jenderal Prabowo Subianto untuk menjelaskan isu bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pertemuan Sandiaga dengan Prabowo dikonfirmasi petinggi Gerindra.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menganalisis langkah Sandiaga menemui Prabowo untuk menepis rumor kepindahannya ke PPP. Dia menduga Prabowo dan Sandiaga tidak akan lagi menghadapi masalah setelah pertemuan itu.

“Rapat yang diprakarsai Sandiaga itu sepertinya ingin mengklarifikasi rumor kepindahannya ke PPP. Sepertinya tidak ada masalah di antara kedua elit Gerindra setelah pertemuan itu,” kata Jamiluddin, dalam keterangannya, Jumat, 13 Januari 2023.

Dia mengamati, rumor Sandiaga akan ke PPP juga bisa disebarkan oleh segelintir masyarakat Gerindra yang tidak menyukai mantan Wakil Gubernur DKI itu. “Kedekatan Sandi dengan PPP dijadikan bola liar untuk menyudutkan Sandi,” jelas Jamiluddin.

Baginya, sosok Sandiaga bukanlah tipe politikus haus kekuasaan yang rela mencalonkan diri menjadi presiden. Menurutnya Sandiaga bukan tipe politikus yang asal-asalan.

“Dia bukan tipe politikus geek. Dia juga bukan politikus pragmatis yang transaksional hanya karena tertarik pada suatu jabatan,” ujarnya.

Halaman selanjutnya

Selain itu, jika benar Sandiaga menggalang partai politik, maka ia menganalisis ada faktor lain yang memicunya. Dia mengatakan, mungkin ada alasan lain mengapa dia tidak betah lagi di Gerindra.