liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Menkopolhukam RI Mahfud MD

Minggu, 8 Januari 2023 – 18:30 WIB

bisnis VIVA – Menko Polhukam Mahfud MD mengklaim bahwa Peraturan Pemerintah (Perppu) Pengganti No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja bertujuan untuk menyelamatkan ekonomi rakyat.

Mahfud menjelaskan, Perppu Cipta Kerja dibuat Pemerintah karena krisis ekonomi global. Ia mengatakan, pada tahun 2023 diprediksi dunia internasional akan mengalami badai yang sempurna. Ia mengatakan, badai yang sempurna adalah badai ekonomi, resesi, inflasi, stuckflasi, krisis energi, dan sebagainya.

“Saya bicara dunia global seperti di rapat kabinet, saya bilang kalau saya tidak hadir di rapat kabinet mungkin saya juga akan mengkritisi UU Cipta Kerja ini. Tapi, karena saya ikut rapat kabinet, jadi saya tahu ada hal yang harus segera dihapus, tanpa harus melanggar hukum bahkan tanpa membuat undang-undang yaitu Perppu Cipta Kerja,” ujarnya kepada wartawan, Minggu 8 Januari 2023.

pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Foto: VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menambahkan, ada empat lembaga keuangan internasional yang menilai Indonesia akan mengalami masalah pertumbuhan terkait perkembangan ekonomi global. Keempat lembaga tersebut adalah Bank Dunia, IMF, IDB dan OECD.

Mereka, kata Mahfud, memperkirakan pertumbuhan Indonesia pada 2023 hanya berkisar 4,7 hingga maksimal 5 persen.

“Meski proyeksi atau target kita, pemerintah menjaga stabilitas ekonomi kita, targetnya minimal 5,3 persen. Jadi begitulah situasi global,” katanya.

Halaman selanjutnya

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa perang antara Ukraina dan Rusia juga akan menyebabkan krisis energi, melonjaknya harga, inflasi yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik. Jadi, kata dia, pemerintah harus berharap berdasarkan perhitungan lembaga ekonomi dunia.